Wednesday, April 20, 2011

We Need No More Malls in Bandung


We Need No More Malls in Bandung, sebuah causes di facebook yang menarik perhatianku ; Yah ..aku pernah tinggal di Bandung dulu sekitar lima tahunan. Bandung ketika itu masih nyaman, benar-benar terasa bedanya antara Bandung dengan metropolitan Jakarta. Ruang terbuka hijau dimana-mana, udara segar mudah kita dapatkan.

Kini Bandung, yang terasa nyaman hanya...ketika kita sudah berada di daerah kampus ITB di utara kota Bandung; Observatorium Boscha di daerah Lembang atau Gedung Sate yang berlokasi di Jalan Diponegoro; Hotel Savoy Homan Jalan Asia Afrika; Pusat Pertokoan Braga; Tapi..itupun jangan ditanya bagaimana cara kita mengakses daerah-daerah itu.. selain aksesnya yang macet "pabalieut";

Pembangunan mall-mall, town square di Bandung, rasanya menambah penat lokasi, menambah gangguan lingkungan. Meminjam istilah dari suatu tulisan di Majalah Tempo, Bandung kini bukan Bandung Lautan Api atau Bandung Kota Kembang melainkan Bandung sudah berubah slogan "Bandung Lautan Beton".

Berlebihan-kah slogan itu? Kembalikan Bandung-ku yang asri ...


/lym 05/06/2009

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.