Tuesday, January 25, 2011

Gone to soon


Kenangan, semacam jejak berpasir yang menunggu ombak menjemput. ~


"Maka pada suatu pagi hari ia ingin sekali menangis sambil berjalan tunduk sepanjang lorong itu. Ia ingin pagi itu hujan turun rintik-rintik dan lorong sepi agar ia bisa berjalan sendiri saja sambil menangis dan tak ada orang bertanya kenapa.

Ia tidak ingin menjerit-jerit berteriak-teriak mengamuk memecahkan cermin membakar tempat tidur. Ia hanya ingin menangis lirih saja sambil berjalan sendiri dalam hujan rintik-rintik di lorong sepi pada suatu pagi."- Sapardi Djoko Damono


"Mengapa harus jua mengejar ramalan masa depan serta meletihkan otak untuk kebingungan sia-sia? Tinggalkan kecemasan, biarkan rencana Allah menjadi rahasia-Nya semata - Dia mengatur semua tanpa harus menanyakan pendapatmu."- Omar Khayyam, The Rubaiyyat

/lym 25/01/2011
pic from : http://mung-diary.blogspot.com

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.