Monday, January 10, 2011

Biarlah hati ini patah


"Biarlah hati ini patah karena sarat dengan beban, dan biarlah dia meledak karena ketegangan. Pada akhirnya perbuatan manusia menentukan, yang mengawali dan mengakhiri. Bagiku, kata-kata hiburan hanya sekedar membasuh kaki. Memang menyegarkan. Tapi tiada arti. Barangkali pada titik inilah kita berpisah..(Arus Balik, h. 669)" - Pramoedya Ananta Toer

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.