Sunday, September 12, 2010

Sesaat Lagi Kau 'kan Mengetahui


Sesaat lagi kau 'kan mengetahui, perbedaan yang halus,antara bergandengan tangan dan merantai jiwa. Juga segera 'kan kau mengetahuinya, bahwa cinta bukan berarti sandaran, dan teman bukanlah teman dimana rasa aman dan nyaman dijaminkan, karena kehendak yang berlebih.

...Dan kau akan mulai mengetahui pula perlahan, bahwa ciuman bukanlah kontrak hidup dan mati, sebagaimana kau akan tahu bahwa hadiah bukanlah janji. Hingga, kau akan mulai menerima kekalahan dengan kepala tegak, mata terbuka, dan dengan kebesaran hati seorang dewasa, bukan dengan kemurungan anak-anak.

Kau akan memulai belajar membangun, semua jalanmu hari ini, karena jalan esok terlalu tak pasti untuk rencana. Sesaat lagi, sesaat lagi, kau akan mengetahui, bahwa sinar matahari bisa membakar, jika kau menerimanya terlalu berlebih.
Karena itu, tanamilah kebunmu sendiri, dan hiasilah jiwamu sendiri, tanpa mesti menunggu seseorang memberimu bunga. Dan kau akan tahu, bahwa kau sungguh-sungguh dapat memikul beban, dan meyakini bahwa kau benar-benar kuat, dan kau benar-benar berharga.

Semua karena kehendak sederhana, agar tak terlalu banyak catatan di kepala, dengan berbagai catatan dan cacatan banyak orang. Siapakah yang dapat menolongmu, jikalau bukan dirimu sendiri? Tahukah kamu, begitu sedikit cara, dengan begitu banyak masalah, lebih karena cara dan sikap kita yang berlebihan?

Segala sedih dan senang, duka dan bahagia, hanyalah 'kan bermakna manakala kau dapat meletakannya pada tempat yang tepat, di relung jiwa yang mampu berkata, "Aku menerima,..."


/lym 11/09/2010
From : Sunardian Wirodono Facebook

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.