Friday, July 30, 2010

Tawakal


Saat Terbaik untuk Bertawakal
"Barang siapa bertawakal kepada Allah, maka Dia akan mencukupi (kebutuhanmu)"
(QS At-Thalaq [65]: 3).


...Jika sebuah kejadian atau peristiwa menimpa kita, maka tawakal bisa menjadi alat atau washilah untuk mengubah kejadian tersebut agar sesuai dengan harapan kita. Dalam bahasa lain, tawakal pun bisa mengantarkan kita ke sebuah ranah takdir penuh kebaikan.

Tawakkal berarti mewakilkan atau menyilakan segala sesuatunya kepada Allah setelah upaya demi upaya termasuk ikhtiar dan doa sudah dilakukannya secara maksimal.
Jika belum ada upaya, dan tak dibarengi dengan ikhtiar serta doa, maka belumlah... disebut tawakal. Kini jemputlah takdir penuh kebaikan dengan tawakal kepada-Nya.
Niscaya Allah cukupkan semua keperluan kita.

_______________________________

Dari Umar bin Khattab ra berkata, bahwa beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Sekiranya kalian benar-benar bertawakal kepada Allah SWT dengan tawakal yang sebenar-benarnya, sungguh kalian akan diberi rizki (oleh Allah SWT), sebagaimana seekor burung diberi rizki; dimana ia pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar, dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang (HR. Ahmad, Turmudzi dan Ibnu Majah).

Tawakal merupakan aktivias hati, artinya tawakal itu merupakan perbuatan yang dilakukan oleh hati, bukan sesuatu yang diucapkan oleh lisan, bukan pula sesuatu yang dilakukan oleh anggota tubuh. Dan tawakal juga bukan merupakan sebuah keilmuan dan pengetahuan. (Al-Jauzi/ Tahdzib Madarijis Salikin, tt : 337)


/lym 29/07/2010
From : Hilman Tea Facebook & http://www.eramuslim.com/syariah/tafsir-hadits/makna-tawakal.htm

1 comment:

  1. Jazakallah khairan ukhti..
    blog nya baguuusss...

    ReplyDelete

Note: Only a member of this blog may post a comment.