Wednesday, July 14, 2010

Hidup Ini Penuh Dengan Kesempatan Kedua


Bersedia untuk berubah | Dua puluh tiga tahun yang lalu, Bill Moores adalah seorang pecandu minuman keras. Waktu itu ia berumur 28 tahun, seorang penganggur dan telah menjalani 50 pekerjaan setelah tamat SMA. Kemudian dia mendapatkan dirinya dalam unit rehabilitasi alkohol di Cleveland, Amerika.
"Saya membuat setiap orang di sana kerepotan, terutama seorang tua ini," tutur Bill tentang dirinya, "Akhirnya, pasien lainnya mengatakan kepada saya supaya tidak mengganggu orang itu. 'Kau orang pertama yang kutemui dan begitu brengsek sehingga tidak seorangpun menyukaimu,' katnya pada saya."

Komentar itu mengetuk hati Bill.
"Tiba-tiba saya sadar," katanya, "bahwa sayalah orang yang harus mengurus diri saya sendiri, dan bahwa saya punya kekuatan untuk berubah. Pada saat itu juga saya bertekad untuk berhenti minum minuman keras dan membuat diri saya berarti."
Bill masuk program alkoholisme. Kemudian dia mendapat pekerjaan sebagai salesman dan membuktikan bahwa dia bisa bertahan tanpa minuman keras dan sanggup bekerja keras.
Pada tahun 1983, ketika usianya 64 tahun, dia menjadi direktur dan pemilik perusahaan investasi real-estate bernilai $3 juta. Dia juga punya istri dan keluarga yang dulu dikiranya tidak akan bisa dicapai. Semua itu karena dia bertekad bahwa dia bisa berubah dan bahwa kesepatan kedua mungkin terjadi.
"Saya tidak ingin menukarkan apa pun yang pernah terjadi dalam hidup saya," kata Bill sekarang, "tidak satu pun dari rasa sakit yang saya alami, sebab hal itu membantu saya melihat bahwa tidak ada batas terhadap apa yang bisa kita lakukan, asalkan kita bersedia berubah."

Kita semua pernah kenal dengan tukang mengeluh yang kronis, yang meratapi pekerjaan mereka, perkawinan mereka atau kehidupan pada umumnya. Tetapi kita tidak pernah melihat, ada tukang mengeluh seperti itu yang melakukan sesuatu yang konstruktif, untuk mengubah apa yang membuat mereka tidak bahagia. Mendapat kesempatan kedua berarti bahwa kita yakin berubahan bisa kita raih. Dan bahwa kita akan memetik keuntungan dari perubahan itu.


/lym 13/07/2010
From : Sunardian Wirodono Facebook

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.