Tuesday, May 11, 2010

Jembatanku Menangis


Jalanku macet, bagaimana kami bisa lewat?
semua pengguna jalan ingin cepat sampai Tapi,... Adakah satu perasaan yang kan membawa kami
Andai kau tahu, bumi menangis saksikan ulahmu,
Ketahuilah saudaraku, jembatanku menangis,
ia terlalu renta mengusungmu ke sebeerang
Bersabarlah kawan, kami semua juga ingin cepat sampai
Tapi jika kau mengaku pandai maka berpikirlah
Bahwa derita kami juga derita kalian
Apa pernah kalian berpikir, andai kalian jadi bapak pengatur lalu lintas di sana?
T I D A K
Tentu itu jawaban kalian, hingga tak sedikitpun perasaan menyela iba dan empati barang kali
Saudaraku, jembatanku menangis karena ulah kita . . .
Biarlah kuaku aku, karena kalian tak rasa apa yang ia rasa . . .
Belajarlah jika ilmu kau rasa kurang ada dalam dirimu


/lym 10/05/2010
From : Kata-Kata Indah Para Pujangga Facebook

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.