Thursday, March 25, 2010

Manusia dan "Baterai"nya


Hari itu si abang bahagia sekali, jemari mungilnya asyik memainkan remote control robot hadiah ulang tahun dari nenek cantik nya (di panggil begitu karena memang, tanteku ini cantik wajah dan hatinya). "Terima kasih ya Allah... terima kasih ya Allah, nenek cantik baik banget ya ma." bibir kecilnya berkicau. Robot itu menggerakkan jari-jari tangan dan melangkahkan kakinya sesuai perintah remote. Namun tiba-tiba ada pertanyaan menggelitik dari anakku. "Ma, robot ini kayak manusia ya ma, tapi hidupnya pakai baterai ya ma... coba kalo kita juga pakai baterai, kita bisa hidup terus kayak robot ya ma.." MasyaAllah... Sungguh dalam ucapan anakku ini, aku terdiam dan bibirku tercekat. "Betul bang, hidup kita hanya sekali, ruh kita tidak ada gantinya seperti baterai, jadi harus digunakan sebaik-baiknya."


ALLAHU AKBAR... ASTAGFIRULLAH AL ADZIIM...

Allah Subhana Hu Wa Ta'Ala telah mengingatkanku tentang umur melalui bibir mungil anakku..


Sahabatku yg di kasihi Allah Ta'Ala,
Jasad dan ruh kita bukan seperti mainan dan baterainya, atau seperti handphone dengan chargernya. Jika habis, mati tak bergerak bisa dicharger ulang atau dibelikan baterai yg baru. Sahabatku, kita tidak pernah tau, kapan "baterai" kita akan habis.. kita tidak pernah tau sedang bagaimana kita ketika "baterai" tidak lagi mengisi jasad ini.. Semua adalah rahasia Allah Subhana Hu Wa Ta'Ala yg tidak ada sedikitpun manusia bisa mengira dan menduganya..


Sahabatku yg dirakhmati Allah Ta'Ala,
Kita memang tidak pernah tau kapan ajal datang menjemput, namun kita punya kuasa atas tubuh dan pikiran kita. Sibukkanlah hati dan bibir kita dengan Dzikrullah, agar jiwa dan ruh kita tenang. Kuasakan lah tubuh, hati dan segenap aktifitas kita hanya karena Allah Ta'Ala sehingga selalu bernilai ibadah. Jangan sampai, ketika maut itu datang menjemput, hati kita sedang dilenakan syair dan nyanyian duniawi... Astagfirullah Al Adziim.. sungguh kita termasuk orang-orang yg merugi...

Sahabatku, catatan sederhana ini adalah sebagai bahan renungan untuk diriku sebagai manusia yg acapkali lalai dan lemah. Aku sangat berharap semoga juga bermanfaat bagi sahabat2ku yg membacanya... InsyaAllah.



Wassalam,
Cibubur 23 Maret 2010


RINA SYARIF,
yg lemah dan miskin ilmu.


/lym 23/03/2010
From : Facebook Rina Syarif

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.