Saturday, March 20, 2010

Arti Seuntai Tasbih


Tasbih yang sedang ditangan ini membuatku berpikir benarkah tasbih hanya diingat ketika maut akan datang menjemput; ketika sakit yang diderita jauh dari menyembuh; ketika menyerah kepada keadaan ? Mengapa lupa menyebut-Mu ketika sedang suka cita ? Astagfirullah

Sebuah tasbih adalah sebuah kehidupan. Berawal dan berakhir dititik yg sama. Bukan tasbih namanya, jika hanya terdiri dari satu butir. Bukan kehidupan namanya jika hanya satu dimensi. Kehidupan akan sempurna dan indah bila telah melewati serangkaian untain butiran suka, duka, derita, bahagia, gembira, gagal sukses, pasang, surut.

Untuk melewati semua itu, dibutuhkan keberanian, kesabaran, kekuatan, dan perjuangan untuk terus meniti, berjalan, mendaki. Sebab, seperti tasbih yg melingkar, kehidupan pun demikian. Ke mana pun kita pergi dan berlari, tetap masih dalam lingkaran takdir Allah. Dari-Nya, kehidupan dimulai dan kepada-Nya akan berakhir

Mungkin itukah yg kemudian tasbih identik dengan dzikir, mengingat Allah. Tasbih menjadi tanda kedekatan hamba pada Allah. Namun, Sebenarnya tasbih juga penanda perjuangan dan semangat. Gambaran kehidupan sejati. Subhanallah

Terima kasih Allah SWT karena seuntai tasbih ini terlintas dalam pikir ratusan kalimat terurai dalam catatan ini makna dari sebuah ciptaan-Mu.

Terima kasih kepadamu doa yang menyertai pemberian tasbih ini, semoga Allah SWT mengabulkan doamu. Amin..



/lym 19/03/2010 @08.45am