Monday, January 18, 2010

Ikhlas


Terpaku duduk terdiam
memandang sosokmu
guratan wajahmu di usia senja
tak mengurangi kecantikanmu
terpancar kedamaian
dalam tidurmu
seakan menjawab kepada semesta
bahwa engkau bahagia bertemu Dia.

Tak bergeming.
sesaat kusentuh jemari tanganmu
dingin
lidahku terasa kelu
meski ada sebait rasa yang ingin kuungkap
bergejolak keras merobek dada.

Lebih dalam dasawarsa
hati kita tak terpaut
tanpa kata
tak ‘ku mengerti.

Pagi ini aku datang
menemuimu
membawa melati untukmu
‘tuk juga berucap padamu
mengikhlaskan
tak ada lagi
luka hati didiri
karenamu.

Terima kasih
‘ku pernah
menjadi bagianmu
Selamat Jalan
Selamat Menemui Kekasihmu
Dia sudah menantimu
Di Surga-Nya


/lym 17/01/2010@11.10pm - daksinapati