Wednesday, December 2, 2009

Tak Kubayangkan Akan Mendapat Kejutan Indah


Hari itu aku ke kantor sendiri, naik bis. Suami kutinggal di rumah, tubuhnya sedang tidak sehat, setelah kubelikan makanan untuk sarapan dan makan siang, aku kecup keningnya, aku peluk erat dan pamit pergi.

Seharian di kantor tidak tenang juga memikirkan dia, sendirian di rumah dalam keadaan sakit, walaupun hanya flu. Beranjak sore, menjelang pulang aku niatka naik bis lagi,tapi tiba-tiba suamiku nelpon.....dia mau jemput aku.

"Gak apa-apa jemput aku...kamu kan masih sakit?.....tanyaku
"Yang apa-apa itu membiarkan kamu, berdesakan naik bis ci......membayangkan itu aku gak tega....".......jawab suamiku.

Duh baik sekali, bisik hatiku.Jam 16.30 pas aku bergegas pergi ke seberang jalan. Suamiku sudah menunggu di sana, bertengger di atas motor Shogun kuningnya.Wajahnya berseri-seri,sambil senyum matanya tak lepas terus menatap aku.Aku jadi heran...kenapa sih?...

Tiba-tiba dia nyeletuk....."Kamu keliatan cakep banget pakai baju itu ..ci?"...aku hanya senyum tak peduli. Perasaan tiap hari juga aku keliatan cakep hehe.....
Sesampainya di rumah tiba-tiba dia memelukku erat, seperti enggan melepasnya lagi....dalam hati aku membathin....kenapa sih suamiku hari ini aneh banget.....
Aku rebahan di pembaringan menjelang maghrib, terasa kepala ini pusing banget, dan mulai bersin-bersin..ketularan rupanya. Aku cari suamiku tidak ada.....tadi pergi ga pamit, naik motor lagi.....Mau kemana tuh orang , sakit2 kok kelayapan?pikirku.

Sebelum azan maghrib berkumandang, suamiku udah datang lagi, dia menghampirku sambil senyum, tiba-tiba memeluk aku,......dan Surprise......dia menyerahkan bunga mawar merah masih segar sambil mencium keningku......wealah..aku kaget........heran......Ya Allah....terlontar kata-kata spontan...:"Kamu kesambet jin apa sih,kok jadi romantis seperti ini?"..teriak ku.....

Dia hanya senyum.......wajahnya menyimpan rasa bangga dan bahagia, tak kuasa aku menahan tangis.....rasanya campur aduk, gak percaya dan bahagia, aku menubruk dia, memeluknya..dan sesengukan di dadanya.........

Belum selesai kagetku, dia memperlihatkan sebuah cincin, berbentuk manis, dia tarik jariku, dan memasukkan cin-cin itu.....Mataku terbelalak, bagaimana bisa, suamiku yang kaku itu pandai memilih cincin yang manis buat istri?.....Oh Ya Allah....benar kata sahabat wanitanya, suamiku orangnya penuh kejutan.

3 tahun mengikat janji, baru sekarang suamiku memberi bunga, tanda cinta, aku pikir sangat mengesankan.
Tapi sifat cueknya yang asli, akhirnya muncul juga, sambil beranjak pergi untuk sholat di mesjid, dia sempat nyeletuk...
"Kenapa sih, wanita senang bunga?".

/lym 01/12/2009
Sumber : From Your Email 26/08/2009 @11.07 am

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.