Wednesday, October 14, 2009

Suamiku, Jangan Kirimi Aku Bunga (Katakan TIDAK pada KDRT)


Aku mendapat bunga hari ini,
meski hari ini bukan hari istimewaku,
dan bukan hari ulangtahunku.

Semalam untuk pertama kalinya kami bertengkar ,
dan ia melontarkan kata-kata menyakitkan.
Aku tahu ia menyesali perbuatannya,
karenanya hari ini ia mengirim aku bunga.

Aku mendapat bunga hari ini,
Ini bukan ulangtahun perkawinan kami,
atau bukan pula hari istimewa kami,

Semalam ia menghempaskan aku ke dinding dan mulai mencekikku,
Aku bangun dengan memar dan rasa sakit sekujur tubuhku,
Aku tahu ia menyesali (perbuatannya),
karena ia mengirim bunga padaku hari ini.

Aku mendapat bunga hari ini,
padahal hari ini bukanlah hari Ibu,
atau hari istimewa lain.
Semalam ia memukul aku lagi,
lebih keras dibanding waktu-waktu yang lalu.

Aku takut padanya tetapi aku takut meningggalkannya.
Aku tidak punya uang.
Lalu bagaimana aku bisa menghidupi anak-anakku?
Namun, aku tahu ia menyesali perbuatannya semalam,
karena hari ini ia kembali mengirimi aku bunga.

Ada bunga untukku hari ini.
Hari ini adalah hari istimewa : inilah hari pemakamanku.
Ia menganiayaku sampai meninggal tadi malam.
Kalau saja aku punya cukup keberanian,
dan kekuatan untuk meninggalkannya,
tentu aku tidak akan mendapat bunga lagi hari ini....

Suamiku, jangan kirimi aku bunga.....


/lym 14/10/2009

Sumber : Note from IPH Facebook
"Say No to Violance at Home, Katakan tidak pada KDRT"